BEDAHKASUS.ID, Pringsewu – Pembangunan talud jalan usaha tani yang terletak di Pekon Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo diduga asal jadi dan tidak sesuai spek.
Diketahui, talud sepanjang 746 meter tersebut yang tepatnya berada di RT/14 RW/04 menghabiskan anggaran hingga Rp149 juta tersebut banyak kejanggalan dalam proses pengerjaannya yang dilakukan pada tahun 2022 lalu.
Masyarakat Pekon setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pengerjaan dasar talud tersebut diduga tidak sesuai spek.
“Lihat aja mas ini foto pengerjaan awalnya, kelihatan banget asal-asalan. Masa talud dibangun di atas genangan air gini. Ini kan anggarannya besar loh. Tapi kalau cepet rusak dan retak gimana,” ungkap narasumber, Rabu (1/3).
Pamujo, TPK pengerjaan talud tersebut membenarkan bawah talud tersebut dibangun dengan anggaran ratusan juta dan dalam kurun waktu pengerjaan satu bulan.
“Ya karena untuk sabesnya sendiri juga menghabiskan sekitar 50 mobil, kalau batu dan semen sudah sesuai dengan yang ada di RAB,” ujarnya.
Sementara, biaya untuk harian orang kerja (HOK) itu sendiri dibayar Rp100 ribu, dan pekerja Rp75.000.
“Ini dikerjakan secara swadaya masyarakat Pekon Tegalsari, “kilah dia.
(Tim)







