DAERAHHEADLINELAMPUNGPringsewu

Diduga Adanya Proyek Onderlagh Abal-abal Dilingkungan (PEMKAB) Pringsewu

3
×

Diduga Adanya Proyek Onderlagh Abal-abal Dilingkungan (PEMKAB) Pringsewu

Sebarkan artikel ini

BEDAHKASUS.ID, Pringsewu -Proyek Onderlagh yang Diduga mengunakan batu cadas semakin kuat adanya dugaan Memperkaya diri sendiri, pasalnya proyek Onderlagh yang di kerjakan oleh CV.Aruwana Karya Abadi dengan nilai kontrak 147.764.100 tidak sesuai dengan spek dan besteknya

Selain Diduga mengunakan batu cadas, juga hanya disiram pasir dan tidak dilakukan pemadatan dengan alat, proyek Onderlagh DiLingkungan (PEMKAB) Pringsewu ini menjadi sorotan masyarakat yang melintas, terkesan seperti proyek abal-abal.
Selasa (20 Desember 2022)

 

Budi Warga yang kebetulan melintas didepan proyek saat dimintai tanggapannya oleh wartawan ini mengatakan,” ya saya sangat kecewa dengan pekerjaan seperti ini, selain kinerjanya asal-asalan, saya liat yang Digunakan juga Diduga batu cadas, bukan batu pecah, nah ini kan adanya Dugaan masyarakat bahwa anggaran dana yang di kucurkan oleh Negara tidak di realisasikan dan dimanfaatkan dengan baik, Ucapnya”

 

Seharunya proyek Onderlagh di lingkungan (PEMDA) ini menjadi contoh baik untuk para pemimpin desa minimal, bukan malah mengajari untuk melakukan pekerjaan yang Salah kaprah seperti ini, Tambahnya”

 

Dengan adanya pemberitaan ini Diharapkan Dinas terkait PUPR kabupaten Pringsewu Dan Komisi III DPRD kabupaten Pringsewu Mengambil Langkah cepat untuk melakukan investigasi mendadak (SIDAK) Dilokasi Proyek Yang berada Dilingkungan (PEMKAB) Pringsewu, Agar oknum yang Diduga merugikan uang Negara untuk kepentingan pribadi bisa segera Mempertanggung jawabkan memperbaiki pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek dan besteknya.

(*TIM*)

 

 

Pringsewu – BedahKasus.id dugaan proyek asal jadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu. hal tersebut diketahui dari hasil cek and rechak wartawan media ini dilapangan. Kamis (15/12/2022)

Pekerjaan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai kontrak sebesar Rp 147.764.100 yang digunakan untuk peningkatan jalan (Onderlagh) di depan Pengadilan Agama Kabupaten Pringsewu yang pelaksananya CV. Aruwana Karya Abadi tersebut diduga kuat ada praktik korupsi dalam pengerjaannya.

Indikasi dugaan korupsi dalam pengerjaan peningkatan jalan tersebut terlihat dari penggunaan material yang diduga tidak sesuai spek, dan diduga menggunakan batu cadas yang mudah hancur.

Selain penggunaan batu yang diduga batu cadas, ada indikasi lain yang syarat dengan aroma dugaan korupsi dengan tidak adanya informasi ‘ukuran’ untuk pengerjaan peningkatan jalan pada papan informasi proyek tersebut.

Untuk mengkonfirmasi temuan tersebut, wartawan media ini menyambangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pringsewu.

Dari keterangan seorang penjaga yang bertugas di Dinas tersebut (PUPR) ketika kami konfirmasi tentang siapa penanggung jawab pekerjaan, dia mengatakan bahwa pekerjaan tersebut pelaksana/penangung jawabnya diduga kuat oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial (FM), yang bertugas di Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu, namun ketika wartawan media ini ingin mengkonfirmasi dugaan tersebut, salah satu pegawai yang bertugas mengatakan bahwa (FM) sedang keluar.
Dan ketika dihubungi via pangilan whatsapp beberapa kali tidak dijawab.

Pernah Sebelumnya Wartawan ini melakukan Chatingan via waatsaapp kepada (FM) ditanggal 12 Desember 2022, (FM) sehubungan dengan Pemberitaan pertama, ia menjawab pesan waatsaapp wartawan,” gak terlihat fotonya mas, iya itu kerjaan kami, ucapnya.

Setelah itu wartawan coba terus lalukan komunikasi melalui telepon waatsaapp namun diduga (FM) alergi dengan wartawan dan tidak bisa bersinergi dengan baik pada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada yang berhasil dikonfirmasi, namun media ini membuka ruang untuk hak jawab, sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999.

(*TIM*) Dimas Mr

Pemberitaan yang pernah diterbitkan sebelumnya

Proyek Onderlagh Di Lingkungan Pemda Kabupaten Pringsewu Diduga Tidak Bertuan Dan Asal-Asalan

 

Pengerjaan proyek onderlagh Yang Berlokasi Didepan Kantor Pemerintahan Daerah (PEMDA), kabupaten Pringsewu lebih Tepat di depan kantor Agama Kelas II Diduga tidak bertuan serta terkesan asal jadi. (Desember 2022)

Dari pantauan dilapangan, proyek ondelagh tersebut sudah hampir Satu Bulan, tapi hingga saat ini tidak ditemukan plang proyek yang mengerjakan sehingga tidak bisa diketahui dari mana proyek itu berasal, dan parahnya lagi pekerjaan itu juga diduga kuat adanya pengurangan volume, Selain itu juga dalam proses pengejaan terkesan asal Jadi, bagaimana tidak dalam pemasangan batunya pada tidur semua dan amburadul tidak tersusun rapi.
Kepala tukang saat dikonfirmasi Mengatakan,”saya tidak tahu proyek itu dari dinas mana, karna saya disini hanya bekerja dengan Heru Orang Kemiling katanya.

Untuk masalah plang informasi juga memang dari awal tidak ada, saya tidak tau sumber dana proyek ini dari mana, yang penting saya kerja sesuai dengan arahan konsultan Tambahnya”

Seorang pekerja yang tak mau menyebutkan namanya saat di tanya awak media menjawab, Proyek ini memang dari awal gak ada plang informasi pak, dan lebih tepatnya tanyakan langsung dengan pak Heru yang membawa saya dan kawan-kawan untuk kerja di sini, Ujarnya

Adapun proyek yang kebetulan di lingkungan (PEMDA) kabupaten Pringsewu Tepatnya Di Depan kantor Agama kelas II kabupaten Pringsewu seharusnya bisa menjadi contoh yang baik untuk proyek yang ada di perdesaan Atau tempat Lain. Salah satunya seperti plang/atau papan informasi yang sudah seharusnya ada sebagai contoh, yang memang sudah seharusnya Dipasang, dengan adanya papan informasi tersebut masyarakat bisa melihat proyek tersebut sumber dananya berapa besar anggaran yang di realisasikan, berapa Lebar/atau volume panjangnya yang dikerjakan itu semua harus jelas sesuai dengan prosedur dan ketentuannya.

(*DIMAS-MR*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *