BEDAHKASUS.ID, Lampung Tengah –
Pemerintah Kampung Negeri Agung dan warga masyarakat, beserta tokoh adat kampung Negeri Agung kecamatan Selagai Lingga kabupaten Lampung tengah provinsi Lampung hari ini mendapatkan bantuan alat kesenian adat budaya Lampung Pepadun berupa peralatan alat Cangget Agung lengkap seperti Kulintang, Talo Balak dan gendang.
Bantuan tersebut atas pengajuan kepala kampung Negeri Agung Taufik Hidayat melalui Profosal, hal ini dilakukan atas Aspirasi masyarakat bersama tokoh adat kampung Negeri Agung.
Aspirasi tersebut di perjuangkan oleh kepala kampung kemudian dikawal oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) kabupaten Lampung Tengah, Hi.M.Hakki.SH dari fraksi PDI Perjuangan dapil 4.
Bantuan peralatan alat kesenian adat Lampung Pepadun ini berasal dari Dinas Pariwisata kabupaten Lampung Tengah disalurkan melalui Profosal yang di buat oleh Taufik Hidayat selaku kepala kampung Negeri Agung kecamatan Selagai Lingga, Namun hal ini tidak terlepas dari pengawasan anggota dewan perwakilan daerah yang ada di kecamatan Selagai Lingga yakni Hi.M.Hakki.SH.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Anggota Dewan kabupaten Lampung Tengah Hi.M.Hakki.SH dan dinas pariwisata kepada tokoh adat yang ada di kampung Negeri Agung , pada Senin ( 26/12/2022 ).
M.Hakki membeberkan program pemerintah daerah kabupaten Lampung Tengah ini dari dinas pariwisata sambutannya sangat positif, sehingga bantuan seperti ini akan terus mengalir, sehingga masyarakat dan tokoh adat tidak lagi kesulitan saat melaksanakan acara cangget agung seperti canget agung yakni,Pengambilan Gelar Suttan (Mepadun), tandas nya.
Sementara Kepala kampung Negeri Agung Taufik Hidayat saat di konfermasi awak media ini, ia membenarkan bahwa kampung Negeri Agung mendapatkan bantuan berupa peralatan alat Cangget, ungkap nya kepada awak media.
“Taufik Hidayat berharap kepada warga dan tokoh adat kampung Negeri Agung agar peralatan alat Cangget Agung ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin jangan sampai disalah gunakan, karena suatu saat dinas pariwisata akan turun melihat peralatan tersebut ke tokoh adat kampung untuk mengecek peralatan ini, sehingga bener–bener di gunakan sesuai peruntukannya”, pungkas Taufik Hidayat. (jaini)






